Kamis, 08 Mei 2014

10 Penyesalan Paling Umum Sebelum Seseorang Meninggal

Kematian adalah hal yang datang tiba-tiba,
seseorang dapat meninggal tanpa terduga.
Hal itu membuat diri mereka dipenuhi dengan
berbagai penyesalan dalam kehidupan. Berikut
ini adalah 10 penyesalan yang paling sering
dipikirkan oleh orang yang sudah mau
meninggal.
Beberapa dari Anda mungkin pernah
mendengar kutipan ini: "Jalanilah hidupmu
semaksimal mungkin, bagaikan tiada hari
esok." Kutipan ini menggambarkan bahwa
seseorang dapat meninggal secara tiba-tiba
dan hindari penyesalan jika itu terjadi.

1. Andaikan saja aku bekerja tidak terlalu
keras
Penyesalan sebelum meninggal: Andaikan saja
aku bekerja tidak terlalu keras
Anda mungkin heran apa salahnya dengan
bekerja terlalu keras? Apakah hal itu adalah
sebuah kesalahan? Walaupun pada
kenyataannya hal itu tidak salah namun
ternyata hal ini adalah salah satu penyesalan
paling umum yang dialami orang-orang yang
mendekati akhir hidup mereka.
Mereka yang mengalami penyesalan ini
melihat kilas balik diri mereka saat masih
muda, penuh dengan impian dan teman-
teman di sekitar mereka. Sayangnya semua itu
hilang saat mereka terlalu mefokuskan diri
mereka ke pekerjaan mereka dengan bekerja
terlalu keras.
Tidak saja mereka kehilangan orang-orang
terkasih, namun juga mereka mereka mungkin
tidak menyadari bahwa betapa kecewanya
orang-orang tersebut saat Anda melupakan
mereka dengan terlalu bekerja keras. Pada
kenyataannya, hanya orang-orang terdekat
dengan Anda yang akhirnya akan
mendampingi Anda menjelang akhir hidup
Anda. Anda pasti tidak menginginkan
sendirian di ranjang yang dingin bukan?

2. Mengapa aku tidak pernah bekerja keras
Seandainya saja aku bekerja lebih keras dalam
hidupku
Ya, walaupun ini berlawanan dengan poin
nomor satu namun memang penyesalan ini
juga yang sering dipikirkan orang-orang saat
mereka menatap ajal mereka. Mereka yang
mengatakan penyesalan ini umumnya adalah
orang yang memiliki impian yang sangat
besar, namun tidak dapat mencapainya karena
berbagai alasan.
Salah satu alasan utama yang paling umum
adalah uang. Mereka melihat uang sebagai
materi utama dan melupakan impian mereka.
Daripada langsung berusaha menggapai mimpi
yang besar, cobalah untuk menggapai mimpi
yang kecil perlahan demi perlahan dan mimpi
besar Anda akan terwujud.

3. Penyesalan lama
Salah satu penyesalan sebelum meninggal
adalah penyesalan lama
Setiap orang pasti pernah menyesali sesuatu
dalam hidupnya baik saat ia kecil maupun saat
ia bertumbuh dewasa ataupun setelah ia tua.
Begitu seseorang tahu bahwa dirinya sudah
tidak akan berumur panjang lagi maka semua
penyesalan seipanjang hidupnya akan kembali
terlintas dalam benak mereka. Masa lalu
menghampiri kembali pikiran mereka dan
penyesalan tersebut terjadi lagi. Ini mungkin
hal yang tidak dapat dihindari, oleh karena itu
cobalah untuk hidup semaksimal mungkin dan
selesaikanla masalah secepat mungkin.

4. Seandainya aku lebih cepat mengutarakan
perasaanku.
Seandainya saja aku lebih berani
mengutarakan perasaanku
Saat-saat seseorang sudah mau meninggal
adalah saat dimana orang tersebut sangat
terbuka karena ia sadar umurnya sudah tidak
panjang. Ia akn berusaha mengutarakan semua
perasaan yang telah ia pikirkan sejak lama,
namun semua itu telah terlambat dan
kejujuran itu hanya akan menjadi simpati.
Manusia mungkin memang adalah mahluk
yang sangat mudah tersakiti dan takut akan
banyak hal, tapi cobalah untuk membuat diri
Anda lebih terbuka dan membiarkan orang-
orang memahami diri Anda.

5. Seandainya saja aku lebih mempercayai
kata hatiku.
Seandainya saja aku lebih mempercayai kata
hatiku dan tidak seperti robot
Kehidupan itu penuh dengan pilihan dan
terkadang dalam menentukan pilihan kita
selalu meminta pendapat orang lain. Setelah
kita mendengarkan pendapat orang lain dan
ternyata keputusan itu tidak berakhir baik,
terkadang kita menyesali keputusan itu dan
berpikir seandainya aku mempercaya kata
hatiku. Ya, penyesalan seperti ini juga
terlintas di benak orang-orang yang sudah
mau meninggal.
Cobalah untuk menjalani kehidupan sesuai
keinginan Anda. Buatlah keputusan atas
kehidupan Anda sendiri, jangan orang lain
yang mengontrol kehidupan Anda. Jadikanlah
saran orang lain sebagai masukan bukan
perintah.

6. Andaikan saja aku menghabiskan waktu
lebih banyak bersama keluargaku.
Seandainya saja aku lebih banyak
menghabiskan waktu bersama keluargaku
maka aku tidak akan meninggal sendiri
Banyak di antara mereka yang sudah mau
meninggal menyesali bagaimana waktu mereka
tidak mereka manfaatkan dengan baik,
khususnya untuk keluarga mereka. Seiring
mereka bertambah dewasa, mereka semakin
sibuk karena berbagai tanggung jawab yang
terus muncul dalam kehidupan mereka. Hal itu
menyebabkan mereka melupakan waktu untuk
keluarga dan tidak ada lagi momen-momen
yang dapat mereka manfaatkan untuk
nostalgia keluarga.
Orang-orang yang pada akhirnya akan
menjadi orang paling dekat dengan diri Anda
pada akhrinya adalah keluarga. Inilah
sebabnya mengapa ada istilah: "darah lebih
kental daripada air," yang berarti bahwa
hubungan darah itu jauh lebih penting
daripada hubungan dengan orang-orang lain
di luar keluarga Anda.

7. Andaikan saja aku memiliki hidup yang
bahagia.
Penyesalan sebelum meninggal: Andaikan saja
aku memiliki hidup yang lebih bahagia
Di antara orang-orang yang akan meninggal,
beberapa dari mereka akan mengatakan
bahwa kematian bukanlah sesuatu yang buruk.
Namun begitu ajal benar-benar sudah
menjemput mereka, mereka akan terlihat
menitikkan air mata. Salah satu alasan paling
utama adalah karena mereka merasa hidup
mereka terlalu sulit hingga akhir hayat
mereka.
Mungkin kebanyakan air mata adalah pertanda
kesedihan, tapi cobalah buat air mata terakhir
yang Anda keluarkan adalah air mata yang
berartikan kebahagiaan karena Anda hidup
denga bahagia. Tinggalkan dunia ini dengan
tersenyum ke orang-orang terkasih Anda.

8. Seandainya aku memiliki hidup yang lebih
lama untuk melihat kebahagiaan anakku.
Andaikan saja aku memiliki hidup yang lebih
panjang bersama anakku
Tidaklah jarang orang yang meninggal sudah
berumur tua dan di antara orang-orang
tersebut ternyata banyak yang baru menikah
atau baru memiliki anak. Hal ini menjadi
penyesalan terbesar dalam diri mereka.
Mereka tidak dapat melihat kebahagiaan dan
pertumbuhan anak mereka.
Penyesalan ini sebenarnya sama dengan
penyesalan terkait untuk waktu untuk
keluarga, namun bedanya ini biasa lebih sering
terjadi karena orang-orang terkait meninggal
dengan alasan kecelakaan atau insiden yang
terjadi tiba-tiba padahal mereka baru
dikaruniai anugerah tersebut. Setiap orang
tua selalu bahagia jika mereka melihat anak
mereka bahagia.

9. Andaikan saja aku tidak melupakan teman-
teman lamaku.
Penyesalan kematian: Andaikan saja aku tidak
melupakan teman-temanku
Terkadang dalam kehidupan, orang-orang
tidak menyadari betapa berharganya teman-
teman lama dan susah sekali untuk tetap
berhubungan dengan mereka. Banyak yang
telah memiliki kehidupan masing-masing dan
pertemanan juga hilang seiring bergantinya
tahun demi tahun. Ada banyak sekali
penyesalan terkait tidak memberikan teman
waktu dan upaya seharusnya. Setiap orang
ingin melihat teman mereka sekali lagi
sebelum mereka meninggal.

10. Andaikan saja aku memiliki hidup yang
lebih panjang.
Beberapa orang yang sudah akan meninggal
akan terlihat ingin melakukan banyak hal
dalam kehidupan mereka, namun apa daya
karena hidup mereka memang sudah
mencapai batasnya. Penyesalan menjadi hal
terakhir yang dapat mereka lakukan dan
sebagaimanapun mereka mengatakan bahwa
"aku tidak ingin mati," hal itu tidak bisa
dihindari.
Seperti yang sudah sering Anda dengar sejak
kecil, yakni waktu itu tidak bisa
diputarbalikkan dan ia terus berputar ke arah
kanan. Manfaatkanlah waktu Anda dengan
baik karena waktu tubuh Anda juga terus
berputar.

Sumber: tahupedia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar