Senin, 12 Mei 2014

5 Gangguan Kejiwaan yang Bisa Disebabkan oleh Internet

Merdeka.com
Internet saat ini sudah menjadi sebuah
kebutuhan wajib bagi hampir setiap orang.
Setidaknya setiap orang membutuhkan internet
untuk pekerjaan, membaca berita terkini,
ataupun hanya sekedar melakukan update status
di jejaring sosial milik mereka.
Meskipun sangat berguna bagi penggunanya,
namun internet bisa menimbulkan beberapa
gangguan kejiwaan bila digunakan secara
berlebihan,Seperti dikutip kracked.com,
setidaknya ada 5 jenis gangguan kejiwaan yang
mana penyebab utamanya adalah penggunaan
internet secara berlebihan.
Berikut ini 5 gangguan kejiwaan yang bisa
disebabkan oleh internet:

1. OCPD (Obsessive-Compulsive Personality
Disorder)
OCPD ini dilaporkan banyak terjadi dikarenakan
penggunaan internet yang berlebihan.Kelainan
ini menyebabkan penggunanya merasa memiliki
gangguan berupa pemikiran irasional yang
menganggap jika orang lain lebih ceroboh,
bodoh, dan tidak berperilaku seperti yang
seharusnya.
Contoh kecil dari OCPD ini adalah orang yang
mendedikasikan hidupnya sebagai Grammar
Nazi. Grammar Nazi ini sendiri merupakan orang
yang terbiasa untuk membenarkan penulisan
bahasa yang salah (umumnya bahasa Inggris)
setiap orang yang ditemui di berbagai situs
internet termasuk jejaring sosial meskipun
penderita OCPD ini tidak mengenal orang
tersebut.

2. Munchausen Syndrome
Spoiler for
Gangguan jiwa kedua yang bisa ditimbulkan
internet adalah Munchausen atau dalam dunia
psikologis disebut Munchausen
Syndrome.Gangguan jiwa ini menyebabkan
seseorang untuk rela melakukan sebuah
kebohongan hanya untuk menarik simpati
orang-oran di internet termasuk teman-teman
di jejaring sosialnya.
kracked.com melaporkan kasus ini pernah terjadi
pada seorang bernama Debbie Swenson, yang
mana rela membuat akun jejaring sosial palsu
bernama Kaycee Nicole yang dia ciptakan
sebagai gadis 19 tahun dengan penyakit leukimia
hanya bertujuan untuk meraih simpati orang di
internet saja.

3. Internet Asperger Syndrome
Spoiler for
Gangguan jiwa yang ketiga yang biasa diidap
pengguna internet adalah Internet Asperger
Syndrome. Gangguan jiwa ini menyebabkan
orang yang biasanya pendiam di dunia nyata
tiba-tiba menjadi seseorang yang kasar dan
sering mencaci maki orang lain melalui akun
sosial media ataupun di forum-forum yang
diikutinya.
Internet sendiri sepertinya menjadi media yang
tepat bagi orang penderita Internet Asperger
Syndrome dikarenakan dia merasa aman dan
terlindungi karena orang yang dia caci maki akan
sulit untuk mengancam balik di dunia nyata.

4. Online Intermittent Explosive Disorder
Gangguan jiwa ini menyebabkan pengidapnya
terbiasa marah dan meledakkan emosinya
dikarenakan hal-hal sepele.
Di dalam dunia psikologis, penyakit ini disebut
dengan Intermittent Explosive Disorder.
Laporan dari kracked.com menyebutkan jika 6
persen dari pengguna internet di tahun 2009
tercatat mengidap gangguan jiwa ini.

5. Low Forum Frustration Tolerance
Low Forum Frustration Tolerance merupakan
gangguan jiwa yang menyebabkan penggunanya
merasa haus akan sebuah self esteem atau
pengakuan diri dari pengguna lain di internet.
Contohnya adalah ketika seorang pengidap
gangguan jiwa ini merasa telah mengunggah
sebuah posting yang dianggapnya bagus di
internet, maka penderita tersebut akan
mengecek postingan tersebut bahkan tiap menit
untuk melihat berapa orang yang telah
merespon postingannya.

Demikian artikel tentang 5 Gangguan Kejiwaan
yang Bisa Disebabkan oleh Internet, semoga bisa
bermanfaat dan menambah wawasan anda,
intinya jangan menggunakan intenet secara
berlebihan karena dapat berdampak negatif,
gunakanlah dalam taraf wajar-wajar saj

Minggu, 11 Mei 2014

Tanda-Tanda Manusia Akan Meninggal Seminggu Lagi

Semua yang hidup pasti akan mati. Seperti apa proses kematian yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup?

Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.

Pada kondisi normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir beberapa minggu lagi seperti dikutip dari Mayoclinic yaitu:

1. Merasa gelisah.
Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.

2. Menarik diri.
Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.

3. Sering mengantuk.
Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.

4. Kehilangan nafsu makan.
Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.

5. Mengalami jeda saat bernapas.
Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.

6. Luka yang sulit sembuh.
Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.

7. Pembengkakan.
Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.

Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.

Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.

Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.

Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.

Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.

Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.

Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.(ngobrolaja.com)

Kamis, 08 Mei 2014

Wanita Lebih Sulit Untuk Melupakan Mantan Kekasihnya

Situs jejaring sosial saat ini
menyebabkan orang dengan mudah melacak
atau mencari informasi mengenai teman lama
atau mantan kekasih. Yang terakhir ini, terutama
dilakukan oleh orang yang sebenarnya belum
mampu melupakan mantannya. Ia selalu ingin
tahu apa yang sedang terjadi pada mantan
kekasihnya, bahkan jika status "In Relationship"
itu malah membuatnya loyo.
Kalau sudah begini, tentu makin sulit untuk
melupakan mantan kekasih. Tanpa jejaring sosial
pun, dunia seringkali terasa begitu sempit. Anda
bisa saja bertemu dengan bekas teman
kuliahnya, atau tetangganya, atau bahkan kakak-
adiknya, yang membuat Anda langsung teringat
pada si mantan.
Dalam kenyataannya, polling yang dilakukan
situs YourTango terhadap lebih dari 1.000 orang
dari 22 Desember 2010 hingga 5 Januari 2011,
menunjukkan fakta bahwa orang memang selalu
terikat dengan mantan kekasihnya. Obsesi ini
kerapkali memengaruhi diri mereka, baik yang
masih lajang, maupun yang sudah menikah.
Hasil jajak pendapat ini cukup mengejutkan
sebagian orang, mungkin Anda salah satunya.
* 71 persen orang mengatakan bahwa mereka
terlalu memikirkan mantannya. Jika responden
dipersempit menjadi para lajang, angkanya naik
menjadi 81 persen.
* Lebih dari separuh (57 persen) lajang
mengatakan bahwa memikirkan mantan bisa
mencegah mereka menemukan kekasih baru.
* Hampir dua pertiga orang yang menikah (60
persen) mengakui bahwa mereka terlalu sering
memikirkan mantan, dan 37 persennya
mengatakan keterikatan mereka pada mantan
bisa mengacaukan perkimpoiannya.
Bukan hanya kaum perempuan yang sulit
melupakan mantan (Jennifer Aniston dan Jessica
Simpson disebut-sebut sebagai contohnya),
tetapi juga kaum pria.
* 74 persen perempuan dan 64 persen laki-laki
mengaku terlalu sering memikirkan mantannya.
* 76 persen perempuan dan 70 persen laki-laki
pernah melacak keberadaan mantannya lewat
internet.
* 50 persen perempuan dan 40 persen laki-laki
mengaku melongok profil mantannya di
Facebook atau jejaring sosial lain.
Sulitnya orang melupakan mantannya ini
tampaknya disebabkan oleh ketidakinginan untuk
benar-benar putus hubungan dengan si mantan.
Terbukti, 59 persen orang tetap berteman
dengan mantannya di Facebook setelah putus,
dan 48 persen (42 persen di antaranya menikah)
mengakui terlalu sering mengecek mantannya
lewat Facebook atau jejaring sosial lain.
Sebanyak 86 persen responden mengaku
memandangi foto-foto mantannya, bahkan 14
persen dari mereka yang sudah menikah
mengaku sering sekali melakukannya. Tak hanya
itu, 50 persen orang menelepon, mengirim SMS,
e-mail, atau meng-instant messaging mantan
kekasihnya, meskipun tahu mereka tak
seharusnya begitu. Nah, kalau dorongan untuk
mencari tahu itu tak pernah dihentikan,
bagaimana bisa melupakannya?

Sumbet: kompas.com

10 Penyesalan Paling Umum Sebelum Seseorang Meninggal

Kematian adalah hal yang datang tiba-tiba,
seseorang dapat meninggal tanpa terduga.
Hal itu membuat diri mereka dipenuhi dengan
berbagai penyesalan dalam kehidupan. Berikut
ini adalah 10 penyesalan yang paling sering
dipikirkan oleh orang yang sudah mau
meninggal.
Beberapa dari Anda mungkin pernah
mendengar kutipan ini: "Jalanilah hidupmu
semaksimal mungkin, bagaikan tiada hari
esok." Kutipan ini menggambarkan bahwa
seseorang dapat meninggal secara tiba-tiba
dan hindari penyesalan jika itu terjadi.

1. Andaikan saja aku bekerja tidak terlalu
keras
Penyesalan sebelum meninggal: Andaikan saja
aku bekerja tidak terlalu keras
Anda mungkin heran apa salahnya dengan
bekerja terlalu keras? Apakah hal itu adalah
sebuah kesalahan? Walaupun pada
kenyataannya hal itu tidak salah namun
ternyata hal ini adalah salah satu penyesalan
paling umum yang dialami orang-orang yang
mendekati akhir hidup mereka.
Mereka yang mengalami penyesalan ini
melihat kilas balik diri mereka saat masih
muda, penuh dengan impian dan teman-
teman di sekitar mereka. Sayangnya semua itu
hilang saat mereka terlalu mefokuskan diri
mereka ke pekerjaan mereka dengan bekerja
terlalu keras.
Tidak saja mereka kehilangan orang-orang
terkasih, namun juga mereka mereka mungkin
tidak menyadari bahwa betapa kecewanya
orang-orang tersebut saat Anda melupakan
mereka dengan terlalu bekerja keras. Pada
kenyataannya, hanya orang-orang terdekat
dengan Anda yang akhirnya akan
mendampingi Anda menjelang akhir hidup
Anda. Anda pasti tidak menginginkan
sendirian di ranjang yang dingin bukan?

2. Mengapa aku tidak pernah bekerja keras
Seandainya saja aku bekerja lebih keras dalam
hidupku
Ya, walaupun ini berlawanan dengan poin
nomor satu namun memang penyesalan ini
juga yang sering dipikirkan orang-orang saat
mereka menatap ajal mereka. Mereka yang
mengatakan penyesalan ini umumnya adalah
orang yang memiliki impian yang sangat
besar, namun tidak dapat mencapainya karena
berbagai alasan.
Salah satu alasan utama yang paling umum
adalah uang. Mereka melihat uang sebagai
materi utama dan melupakan impian mereka.
Daripada langsung berusaha menggapai mimpi
yang besar, cobalah untuk menggapai mimpi
yang kecil perlahan demi perlahan dan mimpi
besar Anda akan terwujud.

3. Penyesalan lama
Salah satu penyesalan sebelum meninggal
adalah penyesalan lama
Setiap orang pasti pernah menyesali sesuatu
dalam hidupnya baik saat ia kecil maupun saat
ia bertumbuh dewasa ataupun setelah ia tua.
Begitu seseorang tahu bahwa dirinya sudah
tidak akan berumur panjang lagi maka semua
penyesalan seipanjang hidupnya akan kembali
terlintas dalam benak mereka. Masa lalu
menghampiri kembali pikiran mereka dan
penyesalan tersebut terjadi lagi. Ini mungkin
hal yang tidak dapat dihindari, oleh karena itu
cobalah untuk hidup semaksimal mungkin dan
selesaikanla masalah secepat mungkin.

4. Seandainya aku lebih cepat mengutarakan
perasaanku.
Seandainya saja aku lebih berani
mengutarakan perasaanku
Saat-saat seseorang sudah mau meninggal
adalah saat dimana orang tersebut sangat
terbuka karena ia sadar umurnya sudah tidak
panjang. Ia akn berusaha mengutarakan semua
perasaan yang telah ia pikirkan sejak lama,
namun semua itu telah terlambat dan
kejujuran itu hanya akan menjadi simpati.
Manusia mungkin memang adalah mahluk
yang sangat mudah tersakiti dan takut akan
banyak hal, tapi cobalah untuk membuat diri
Anda lebih terbuka dan membiarkan orang-
orang memahami diri Anda.

5. Seandainya saja aku lebih mempercayai
kata hatiku.
Seandainya saja aku lebih mempercayai kata
hatiku dan tidak seperti robot
Kehidupan itu penuh dengan pilihan dan
terkadang dalam menentukan pilihan kita
selalu meminta pendapat orang lain. Setelah
kita mendengarkan pendapat orang lain dan
ternyata keputusan itu tidak berakhir baik,
terkadang kita menyesali keputusan itu dan
berpikir seandainya aku mempercaya kata
hatiku. Ya, penyesalan seperti ini juga
terlintas di benak orang-orang yang sudah
mau meninggal.
Cobalah untuk menjalani kehidupan sesuai
keinginan Anda. Buatlah keputusan atas
kehidupan Anda sendiri, jangan orang lain
yang mengontrol kehidupan Anda. Jadikanlah
saran orang lain sebagai masukan bukan
perintah.

6. Andaikan saja aku menghabiskan waktu
lebih banyak bersama keluargaku.
Seandainya saja aku lebih banyak
menghabiskan waktu bersama keluargaku
maka aku tidak akan meninggal sendiri
Banyak di antara mereka yang sudah mau
meninggal menyesali bagaimana waktu mereka
tidak mereka manfaatkan dengan baik,
khususnya untuk keluarga mereka. Seiring
mereka bertambah dewasa, mereka semakin
sibuk karena berbagai tanggung jawab yang
terus muncul dalam kehidupan mereka. Hal itu
menyebabkan mereka melupakan waktu untuk
keluarga dan tidak ada lagi momen-momen
yang dapat mereka manfaatkan untuk
nostalgia keluarga.
Orang-orang yang pada akhirnya akan
menjadi orang paling dekat dengan diri Anda
pada akhrinya adalah keluarga. Inilah
sebabnya mengapa ada istilah: "darah lebih
kental daripada air," yang berarti bahwa
hubungan darah itu jauh lebih penting
daripada hubungan dengan orang-orang lain
di luar keluarga Anda.

7. Andaikan saja aku memiliki hidup yang
bahagia.
Penyesalan sebelum meninggal: Andaikan saja
aku memiliki hidup yang lebih bahagia
Di antara orang-orang yang akan meninggal,
beberapa dari mereka akan mengatakan
bahwa kematian bukanlah sesuatu yang buruk.
Namun begitu ajal benar-benar sudah
menjemput mereka, mereka akan terlihat
menitikkan air mata. Salah satu alasan paling
utama adalah karena mereka merasa hidup
mereka terlalu sulit hingga akhir hayat
mereka.
Mungkin kebanyakan air mata adalah pertanda
kesedihan, tapi cobalah buat air mata terakhir
yang Anda keluarkan adalah air mata yang
berartikan kebahagiaan karena Anda hidup
denga bahagia. Tinggalkan dunia ini dengan
tersenyum ke orang-orang terkasih Anda.

8. Seandainya aku memiliki hidup yang lebih
lama untuk melihat kebahagiaan anakku.
Andaikan saja aku memiliki hidup yang lebih
panjang bersama anakku
Tidaklah jarang orang yang meninggal sudah
berumur tua dan di antara orang-orang
tersebut ternyata banyak yang baru menikah
atau baru memiliki anak. Hal ini menjadi
penyesalan terbesar dalam diri mereka.
Mereka tidak dapat melihat kebahagiaan dan
pertumbuhan anak mereka.
Penyesalan ini sebenarnya sama dengan
penyesalan terkait untuk waktu untuk
keluarga, namun bedanya ini biasa lebih sering
terjadi karena orang-orang terkait meninggal
dengan alasan kecelakaan atau insiden yang
terjadi tiba-tiba padahal mereka baru
dikaruniai anugerah tersebut. Setiap orang
tua selalu bahagia jika mereka melihat anak
mereka bahagia.

9. Andaikan saja aku tidak melupakan teman-
teman lamaku.
Penyesalan kematian: Andaikan saja aku tidak
melupakan teman-temanku
Terkadang dalam kehidupan, orang-orang
tidak menyadari betapa berharganya teman-
teman lama dan susah sekali untuk tetap
berhubungan dengan mereka. Banyak yang
telah memiliki kehidupan masing-masing dan
pertemanan juga hilang seiring bergantinya
tahun demi tahun. Ada banyak sekali
penyesalan terkait tidak memberikan teman
waktu dan upaya seharusnya. Setiap orang
ingin melihat teman mereka sekali lagi
sebelum mereka meninggal.

10. Andaikan saja aku memiliki hidup yang
lebih panjang.
Beberapa orang yang sudah akan meninggal
akan terlihat ingin melakukan banyak hal
dalam kehidupan mereka, namun apa daya
karena hidup mereka memang sudah
mencapai batasnya. Penyesalan menjadi hal
terakhir yang dapat mereka lakukan dan
sebagaimanapun mereka mengatakan bahwa
"aku tidak ingin mati," hal itu tidak bisa
dihindari.
Seperti yang sudah sering Anda dengar sejak
kecil, yakni waktu itu tidak bisa
diputarbalikkan dan ia terus berputar ke arah
kanan. Manfaatkanlah waktu Anda dengan
baik karena waktu tubuh Anda juga terus
berputar.

Sumber: tahupedia.com

kenapa Orang Palembang mirip orang China

Kenapa mayoritas orang Palembang di Sumatra
Selatan mirip China, walau ia
beragama Islam? Itulah sebagian 'sisa hidup'
peninggalan Kerajaan Sriwijaya
yang pernah
berjaya di kawasan Asia. Kerajinan tenun songket
khas Palembang, pakaian
adat Palembang yang mirip China, dan tari-
tarian tradisional, termasuk
peninggalan Sriwijaya yang hingga kini masih
dapat kita nikmati. Apakah
empek-empek juga termasuk jenis udapan yang
sudah dikenal pada masa
Sriwijaya berjaya? Mungkin saja begitu.
Pada abad ke 7 hingga 13 M, Sriwijaya
mengalami zaman keemasan. Sebagai
kerajaan maritim, namanya dikenal hingga ke
mancanegara. Kekuatan maritim dapat
dilacak dari peninggalan kemudi kapal Sriwijaya
yang ditemukan di
Sungai Buah, Palembang, pada 1960-an. Kemudi
yang terbuat dari kayu onglen
hitam itu panjangnya mencapai delapan meter.
Tak heran kalau armada kapal
milik Sriwijaya mampu berlayar ke China dengan
membawa komoditas perkebunan,
seperti cengkeh, pala, lada, timah, rempah-
rempah, emas, dan perak.
Barang-barang itu dibeli
atau ditukar dengan porselin, kain katun, atau
kain sutra.
Pada masa kegemilangannya, banyak pendatang
dari mancanegara singgah ke
Sriwijaya sekadar untuk tetirah atau berniaga.
Beragam jenis kapal bertambat
di pelabuhan Sungai Musi. Mereka juga
bermukim di kerajaan yang dulunya
menjadi pusat pendidikan ajaran Budha dan ilmu
pengetahuan. Beberapa bangsawan
dan orang kebanyakan menikah dengan
pendatang dari China. Tak heran kini mayoritas
orang Palembang kebanyakan
berkulit kuning langsat dan bermata sipit.
Apabila para bangsawan Sriwijaya tak
dibantai habis
pasukan Majapahit, kemungkinan mereka adalah
keturunannya. Nasib ribuan
pendeta Budha juga tak jelas hingga kini.
Apakah mereka dihabisi pasukan
Majapahit atau menyingkir ke Tanah Jawa,
Thailand, China, dan India? Atau
mereka harus berganti agama kala Islam masuk
ke bekas kerajaan Sriwijaya? Tapi
yang jelas,
sebagian dari mereka adalah keturunan para
pedagang China, dan juga para bajak
laut asal
China yang menguasai jalur sungai dan laut
selama 200 tahun lamanya,
usai Sriwijaya hancur lebur diserbu Majapahit.
Keganasan para perompak itu
berakhir setelah Panglima Perang Chengho yang
diutus penguasa China datang dan
memerangi mereka.
Sebagian perompak yang selamat dari serbuan
Chengho, lalu alih usaha
di daratan, beranak pinak, dan membentuk
koloni tersendiri. Mereka
memutus tradisi dan nilai-nilai yang berkembang
di tanah leluhur bangsa China,
dan
sebaliknya menanamkan kehidupan khas
perompak yang berangasan. Sebuah
tugu prasasti di Kampung Kapiten, Kelurahan
Tujuh Ulu, Kecamatan Seberang
Ulu I, Palembang, menunjukkan pemujaan
kepada Dewa Samudra, sebagai peringatan
adanya komunitas China yang menetap di
Palembang. Adakah kaitan
antara mereka dan 'Preman Palembang' yang kini
tersohor itu? Sepertinya
perlu ada penelitian yang lebih mendalam. Kalau
di Palembang ada Kampung Jawa,
bisa jadi mereka adalah keturunan pasukan
Majapahit yang menetap disana.
Secuil peninggalan berbentuk benda mati seperti
arca kini masih bisa Anda simak
di Museum Bala Putradewa, Palembang, Sumatra
Selatan. Tercatat ada 2 museum
lagi di Palembang, yaitu Museum Situs Taman
Purbakala Sriwijaya (TPKS) dan
Museum Sultan Badaruddin II, namun semuanya
tak terawat dengan baik. Perlu ada
upaya pemerintah untuk menyatukan ketiganya,
dan menamai museum itu 'Museum
Sriwijaya'.
Sejak penjajahan Belanda hingga kini, sisa-sisa
kejayaan Sriwijaya berupa
barang antik telah pindah tangan ke luar negeri.
Palembang, Jambi, dan Lampung
adalah padang perburuan
bagi kolektor dan pedagang barang antik. Kini
tak lagi tersisa.
Dimanakah pusat Kerajaan Sriwijaya?
Itulah pertanyaan yang hingga kini masih
menggantung, karena belum juga
ditemukan peninggalan istana atau kraton.
Kemungkinan besar pada saat
penyerbuan pasukan Majapahit, istana tersebut
dibumi hanguskan. Sejumlah
manuskrip dan prasasti tentang kerajaan
Sriwijaya juga banyak yang telah rusak,
hilang, atau masih terkubur dalam tanah.
Ketidak lengkapan temuan arkeologis
tersebut menyebabkan para peneliti kesulitan
menyusun sejarah kemunculan
dan pertumbuhan Kerajaan Sriwijaya secara
lengkap dan runtut.
Sejarah Sriwijaya justru banyak disusun
berdasarkan berita-berita dari
pengelana asing, seperti dari China, India atau
Arab. Setidaknya ada 18 situs
dari masa Sriwijaya di Palembang. Empat situs
diantaranya memiliki penanggalan
sekitar abad ke-7 sampai ke-9, yaitu situs Candi
Angsoka, prasasti Kedukan
Bukit, situs Kolam Pinishi, dan Situs Tanjung
Rawa. Beberapa prasasti juga
telah ditemukan, yang isinya menceritakan
keberadaan Sriwijaya dan kutukan bagi
para pembangkang. Beberapa peninggalan
Sriwijaya juga ditemukan di Jambi,
Lampung, Riau, dan Thailand.
Kebesaran Sriwijaya juga terlacak dari
peninggalan di India dan Jawa. Prasasti
Dewapaladewa dari Nalanda, India, abad ke-9
Masehi menyebutkan, Raja
Balaputradewa dari Swarnadipa (Sriwijaya)
membuat sebuah biara. Prasasti
Rajaraja I tahun 1046 mengisahkan pula, Raja
Kataha dan Sriwiyasa
Marajayayottunggawarman dari Sriwijaya
menghibahkan satu wilayah desa
pembangunan biara Cudamaniwarna di kota
Nagipattana. India. Manuskrip sejarah,
seperti Kitab Sejarah Dinasti Song dan Dinasti
Ming, berada di China. Raja
Sriwijaya juga mendukung penuh pembangunan
Candi Borobudur di Pulau
Jawa yang terbuat dari batu gunung. Sedangkan
candi-candi peninggalan
Sriwijaya di Sumatra semuanya terbuat dari batu
bata yang cepat aus dimakan
zaman. Kenapa? Karena lokasinya jauh dari
gunung.
Kabar terakhir datang dari Malaysia. Raimy Che-
Ross, peneliti Malaysia,
pada tahun lalu menemukan sebuah kota yang
hilang di pedalaman Johor.
Rahasia itu terkuak berawal dari sebuah naskah
kuno milik Stamford Raffles.
Ia memperkirakan reruntuhan puing itu berasal
dari kota Gelanggi yang pada 1025
M diserbu pasukan Chola dari India Selatan
pimpinan Raja Rajendra Cholavarman.
Kota itu
dulunya terkait erat dengan Kerajaan Sriwijaya.
Pada 1612, Tun Seri
Lanang, bendahara Royal Court di Johor,
menyebut kota Gelanggi yang
hilang sebagai Perbendaharaan Permata
(Treasury of Jewels). Sebagai
catatan, pasukan Cola bergabung dengan
Kerajaan Majapahit untuk menyerbu
Sriwijaya pada 1377 hingga ludes. Palembang
pun lalu jadi kota mati, dan
tak lama kemudian dikuasai para perompak dari
China. Para bajak laut
itu digempur pasukan China pimpinan Chengho,
armada Majapahit dengan
dukungan Raja Aditiawarman dari Kerajaan
Melayu.
sumber : http://osdir.com/ml/
culture.region.i.../msg00922.html

Senin, 05 Mei 2014

Mengapa Sulit Menolak Makanan Enak?

KOMPAS.com - Tak jarang setelah melihat sajian
yang terlihat enak, keinginan untuk makan
makanan tersebut tiba-tiba muncul. Memang,
ada orang yang mampu mengendalikan
keinginannya tapi kebanyakan sulit menampik
godaan tersebut.
Peneliti kini mampu menjelaskan kemampuan
melawan godaan melihat makanan ini melalui
aktivitas yang terjadi di otak. Peneliti asal
Dartmonth College and the University of Cologne
mengatakan, kemampuan seseorang untuk
melawan godaan makanan dapat diprediksi
melalui aktivitas yang terjadi pada otaknya,
khususnya terkait dengan penghargaan dan
pengendalian diri.
Dalam studi yang dipublikasi dalam Psychological
Science Study tersebut, peneliti menganalisis
data dari 31 wanita. Peserta diminta mengerjakan
dua tugas, sementara peneliti mencatat aktivitas
pada otak mereka.
Pada tes pertama, peserta diminta untuk melihat
gambar-gambar makanan berkalori tinggi yang
berbeda, termasuk kue dan makanan cepat saji.
Peneliti mencatat aktivitas yang terjadi pada
bagian nukleus akumben otak saat melihat
gambar makanan. Bagian tersebut berperan
dalam dampak dan penghargaan.
Sementara itu, pada tes kedua peneliti ingin
mengetahui aktivitas pada bagian inferior frontal
gyrus otak yang berkaitan dengan kemampuan
pengendalian diri saat peserta melihat gambar
makanan. Peserta diminta untuk menekan tombol
saat mereka tergoda untuk memakan, dan tidak
menekan saat merasa tak tertarik pada makanan
itu.
Setelah mengerjakan dua tugas itu, peserta masih
menjalani tes lanjutan selama seminggu untuk
memberikan kabar pada peneliti untuk keinginan
makanan dan pola makan mereka. Mereka
diminta untuk mengungkapkan seberapa besar
keinginan mereka dan apakah mereka menuruti
keinginan mereka atau tidak.
Peneliti menemukan, wanita dengan aktivitas
nukleus akumben yang lebih tinggi cenderung
lebih sering mengalami keinginan untuk makan
makanan dan menuruti keinginan tersebut.
Sebaliknya, wanita dengan aktivitas inferior
frontal gyrus yang lebih tinggi jarang mengalami
keinginan makan makanan dan lebih mudah
mengelola keinginan makannya.
Faktanya, peserta dengan aktivitas interior
frontal gyrus yang terendah 8,2 kali lebih
mungkin untuk menuruti keinginan makannya
dibandingkan dengan yang aktivitas otak bagian
tersebut yang tertinggi.
Studi menyimpulkan, pengendalian diri
merupakan hal yang penting untuk menekan
keinginan makan. Beberapa cara dapat dilakukan
untuk meningkatkan kemampuan pengendalian
diri yaitu dengan olahraga. Berada di keliling
orang-orang dengan motivasi tinggi juga dapat
mempermudah seseorang dalam mengendalikan
diri. Selain itu, orang yang religius pada
umumnya juga lebih mampu menahan godaan.

Kamis, 01 Mei 2014

Bedanya Gaya Orang Kaya Baru dengan Orang Kaya Sejak Dulu


KOMPAS.com — Saat ini jumlah golongan
masyarakat kelas menengah Indonesia mencapai
50 juta orang (data April 2014). Jumlah kelas
menengah ini diprediksi akan terus bertambah.
Akan semakin banyak orang mampu atau
istilahnya "orang kaya baru".
Meski begitu, sebenarnya orang mampu terbagi
dua kelompok, yakni mereka yang memang kaya
sejak dulu dan orang kaya baru. Kedua golongan
ini berbeda kemampuannya juga gaya
penampilannya.
Penggunaan barang bermerek identik dengan
gaya orang kaya baru. Merekalah sasaran dari
produk mewah ini. Inilah juga yang membedakan
penampilan orang kaya baru yang selalu
mengaitkan dengan barang branded
dibandingkan penampilan orang kaya sejak dulu.
Pakar personal branding, Amalia E Maulana,
mengatakan, orang mampu yang memang kaya
sejak dulu tidak akan mau didikte oleh brand .
Mereka menggunakan barang mewah tertentu,
tetapi untuk menikmatinya. Sementara itu, orang
kaya baru cenderung membawa brand misalnya
tas bermerek atau jam tangan mewah dalam
berpenampilan dengan tujuan menunjukkan
bahwa ia mampu atau pamer.
"Orang kaya baru menggunakan barang mewah
untuk meredefenisi dia yang baru. Ada yang
memang mampu membeli atau memaksa membeli
dengan banyaknya tawaran cicilan menggunakan
kartu kredit," kata Amalia kepada Kompas
Female.
Sementara itu, orang kaya sejak dulu belum tentu
menggunakan atau memiliki barang bermerek
yang menjadi aspirasi orang kaya baru. Orang
kaya baru boleh jadi menyimpan aspirasi untuk
memiliki barang mewah itu sebelum mereka
mampu membeli. Saat mereka mampu, orang
kaya baru kemudian membeli barang bermerek ini
sebagai bentuk redefenisi dirinya yang kini telah
menjadi kalangan mampu.
"Kalau orang kaya sejak dulu, punya atau tidak
punya barang bermerek tertentu bukan lagi
menjadi isu. Orang sudah tahu siapa dia tanpa
perlu membeli atau memiliki barang bermerek
tertentu," kata Ethnographer dari Etnomark
Consulting ini.

Selasa, 29 April 2014

Ingat... Jendela Bersih Bikin Anda Lebih Bersemangat!

KOMPAS.com - Tak dimungkiri, jendela yang
bersih akan memasukkan sinar matahari lebih
banyak dan menyehatkan. Paparan sinar matahari
pagi yang masuk lewat jendela akan membuat
Anda lebih sehat, berenergi dan bersemangat
menjalani hari-hari sibuk.
Banyak cara untuk membersihkan jendela kaca di
rumah Anda. Namun, tak ada salahnya menyimak
cara sederhana berikut ini:
Pasta gigi
Tentu, tak cukup membersihkan kaca jendela
hanya dengan air, apalagi jika kaca jendela sudah
tergores. Untuk menghilangkan goresan ini, Anda
bisa menggunakan pasta gigi.
Caranya, oleskan sedikit pasta gigi pada kain lap
yang lembut. Setelah itu, gosokkan kain pada
kaca selama 30 detik. Selanjutnya, gosok lagi
dengan lap bersih sampai permukaan kaca
mengilap.
Mungkin, Anda berpikir, waktu paling tepat
membersihkan kaca adalah saat matahari bersinar
terik. Itu salah besar. Sinar matahari terik akan
menyebabkan jendela jadi bergaris-garis
Pakai cuka
Sebenarnya, tak perlu membeli cairan pembersih
kaca, karena Anda bisa membuatnya sendiri di
rumah. Caranya, campur cuka dengan air hangat
dalam komposisi sama banyak. Kemudian,
semprotkan cairan cuka tersebut pada kaca dan
lap seperti biasa sampai bersih. Cuka akan
membantu memecah kandungan kimia pada
minyak di bagian permukaan jendela.
Kertas filter (penyaring) kopi
Jangan gunakan tisu untuk mengelap kaca
jendela. Tisu kertas akan rusak jika terkena air
sehingga bisa meninggalkan kotoran di kaca,
sedangkan mengelap kaca menggunakan lap akan
meninggalkan serabut-serabut halus. Untuk itu,
ada baiknya Anda menggunakan kertas filter
(penyaring) kopi. Kertas ini memiliki daya serap
air yang tinggi tanpa meninggalkan bekas.
Cuaca berawan
Mungkin, Anda berpikir, waktu paling tepat
membersihkan kaca adalah saat matahari bersinar
terik. Itu salah besar. Sinar matahari terik akan
menyebabkan jendela jadi bergaris-garis lantaran
kaca mengering terlalu cepat. Sebaiknya,
bersihkan jendela saat cuaca sedang berawan.
Memang, di tengah suhu Jakarta yang sangat
panas seperti saat ini, jendela menjadi salah satu
bagian rumah yang perlu diperhatikan.

Rekor Baru: Selfie Keliling Dunia


VIVAlife - Jagat raya terdiri dari ratusan negara
yang tersebar di lima benua. Berkat keberadaan
pesawat terbang, wisatawan dapat mampir dari
satu negara ke negara lain dengan mudah. Tapi
tidak dengan pria ini. Ia memilih keliling dunia
lewat jalur darat dan laut.
Tidak berhenti sampai disitu, Graham Hughes juga
menjadi pria pertama yang sukses melakukan selfie
keliling dunia di 201 negara, tanpa menggunakan
pesawat terbang. Aksi pria Inggris ini tercatat
secara resmi dalam Guinness World Record,
sebagai penjelajah bumi tercepat tanpa perjalanan
udara.
Ia memulai perjalanan dari Brasil, kemudian
dilanjutkan menelusuri Amerika Selatan. Hughes
butuh waktu 4 tahun untuk menyelesaikan
perjalanan 160 ribu mil itu. Dalam setiap
pemberhentiannya, pria berusia 33 tahun tersebut
berfoto sefie dan merekam video.
Perjalanan lalu dirangkum kembali. Selama Hughes
melangkahkan kaki, ternyata ia telah
mengumpulkan 1 juta titik destinasi di GPS, 400
jam video dan 192 halaman paspor.
"Saya mengunjungi 197 negara anggota PBB dan
beberapa yang tidak, banyak teman dan keluarga
yang membantu perjalanan saya, mereka
mendukung saya memecahkan rekor," kata
Hughes, dilansir Daily Mail .
Banyak cerita menarik selama perjalanan. Pria itu
mampu mengunjungi empat negara Afrika dalam
waktu satu hari, yaitu Guinea, Guinea Bissau,
Gambia dan Senegal, kemudian perjalanan ditutup
di Sudan Selatan. Keseluruhan perjalanan itu
difilmkan sendiri olehnya.
Tanpa pesawat, Hughes mengakui bahwa
perjalanannya sangat sulit. Namun terkadang lebih
mudah, contohnya ketika ia memasuki Korea
Utara, Irak, Afghanistan, juga pulau-pulau
terpencil seperti Nauru, Maladewa dan Seychelles,
dimana Hughes nyaris terhadang perompak
Somalia.
Dari 201 negara yang telah ia lewati, Hughes
mengaku bahwa tempat favoritnya adalah Palau,
sebuah negara kepulauan di Pasifik Barat. (ms)

Orang Mudah Bergosip dan Berbohong di Siang Hari

KOMPAS.com - Pagi adalah awal yang baru dan
membawa perasaan optimis pada diri kita.
Belum ada urusan yang mengganggu kita di pagi
hari. Kita pun keluar rumah dengan penuh
harapan dan bisa mencapai banyak target.
Kemudian pagi berganti siang. Tapi sejauh ini
Anda belum bisa melakukan apa yang sudah
direncanakan. Mood mulai berantakan dan kita
jadi mudah marah. Rasa lelah di siang hari juga
membuat kita jadi kehilangan semangat dan
ingin bersantai.
Sebuah studi mengenai psikologi bahkan
menyebutkan, di siang hari orang-orang
cenderung lebih pemalas, gampang berbohong,
dan senang bergosip.
"Sejak kita bangun di pagi hari, rutinitas sehari-
hari membutuhkan pengendalian diri. Sejak pagi
kita sudah harus membuat keputusan; sarapan
dengan menu apa, pergi naik apa, termasuk
harus memikirkan kata-kata yang tepat kepada
orang lain. Setiap orang mengatur dan
mengendalikan keinginan mereka," kata Maryan
Kouchaki dan Isaac Smith, peneliti bidang
psikologi dari Universitas Harvard.
Ia menjelaskan, kesibukan harian yang padat
sejak pagi bisa mengikis kemampuan seseorang
untuk bersikap sesuai norma. "Dengan kata lain,
seseorang lebih gampang untuk bersikap sopan
dan baik, serta menahan godaan di pagi hari
dibanding di waktu lain," katanya.
Penelitian juga menunjukkan, kemampuan
mengendalikan diri cenderung berkurang di
siang hari. Selain itu di siang hari seseorang juga
lebih mungkin untuk berbohong atau bergosip.
Menyadari "kelemahan" manusia ini, tentu kita
belajar untuk mengorganisasi kesibukan kita.
Tugas-tugas yang sulit dan membutuhkan
konsentrasi penuh sebaiknya diselesaikan di
pagi hari. Sementara tugas yang tidak terlalu
sulit bisa dilakukan di siang atau sore hari.

Jumat, 25 April 2014

Lidah Anda Tergigit? Segeraa Lakukan Tips Ini

Lidah yang tergigit membutuhkan waktu untuk sembuh, tapi kondisi ini kadang menyakitkan dan seringkali berubah menjadi luka atau sariawan yang membuat seseorang tidak nyaman untuk makan atau berbicara.

Trauma fisik seperti lidah yang tergigit merupakan salah satu penyebab sariawan. Ini karena sariawan merupakan bentuk luka atau ulkus pada mukosa, ulkus ini bisa bertahan melalui peradangan atau infeksi sekunder.

Umumnya sariawan lebih mudah terjadi jika daya tahan mukosa rongga mulut sedang mengalami penurunan, maka trauma atau bentuk fisik yang terjadi dimulut lebih cepat memicu sariawan.


Untuk itu agar lidah yang tergigit tidak berubah menjadi sariawan dan cepat sembuh, maka ada beberapa hal yangBoldsky.

1. Lidah yang tergigit bukanlah suatu hal yang serius dan bisa disembuhkan dengan mudah. Hal ini karena kandungan dalam air liur bisa membantu menyembuhkan gigitan.

2. Ketika lidah tergigit, segera letakkan batu es di lidah untuk mengurangi rasa sakit dan juga menghentikan pendarahan.

3. Kumur mulut dengan menggunakan air garam selama beberapa detik, karena air garam bisa menjadi obat rumah yang efektif untuk menyembuhkan dan memiliki zat melawan bakteri serta mencegah infeksi.

4. Jika memiliki madu, maka oleskan 1 sendok madu setidaknya 2 kali dalam sehari, madu yang manis bisa efektif untuk menyembuhkan lidah yang tergigit.

5. Mengonsumsi air, lebih diutamakan menggunakan air dingin karena memberikan efek menenangkan dan bisa sekaligus mengompres.

6. Usahakan untuk menghindari makanan pedas karena bisa meningkatkan peradangan sehingga memperlambat proses penyembuhan
sebaiknya dilakukan seseorang saat lidahnya tergigit, seperti dikutip dari